twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Selasa, 01 Juni 2010

the S.I.G.I.T

The SIGIT Luncurkan Ring Back Tonethe SIGIT yakin
meluncurkan RBT (ring back tone) akan menimbulkan banyak
reaksi. Pasti akan ada yang mengecap “komersil”, tapi kalau RBT nya ga
laku apa masih dibilang komersil? Sebenarnya kata “komersil” sendiri
tidak sesuai EYD. Seharusnya “komersial”. Mari kita luruskan persep...si
dan konotasi dari sebuah kata. Definisi murni dari kata komersial
adalah pertukaran sebuah benda atau jasa dari produsen ke konsumen yang
melibatkan sebuah nilai. Tanpa adanya sebuah “nilai” yang terkandung,
benda atau jasa yang ditawarkan tersebut tidak dapat dikatakan
komersial. Justru dewasa ini yang diartikan komersial adalah mereka
yang menjual barang atau jasa yang tidak memiliki nilai. Mungkin di
situ lah letak pelencengan makna kata ini terjadi (selain pelencengan
morfologi dari komersial menjadi komersil).
Menurut the SIGIT, RBT hanyalah sebuah bentuk baru dalam
mengapresiasikan sebuah karya, dengan media terbaru dan modern. Namun
RBT pun masih memilik nilai yang sejalan dengan media lain. Prinsipnya
tetap sama seperti CD ataupun kaset, kalau kamu suka = beli (kalau ada
duit), kalau ga suka = tidak beli. Hanya tinggal memilih media mana
yang paling cocok buat diri kamu. Dengan kata lain kamu/ konsumen lah
yang memilih barang atau jasa yang memiliki nilai yang sesuai dengan
dirinya.
Lagi pula, bukannya malah asyik ya masang RBT band favorit kamu??
Kami malah berharap banget ada RBT Led Zeppelin atau Mastodon,
tapi sampai hari ini tidak kunjung ada (di Indonesia). Jadi kalau kamu
meng-favorit-kan The SIGIT dan ini adalah berita baik bagi kamu,
silakan cekidot list 


Kamis, 13 Mei 2010

Bahaya, Tidur Dengan Lampu Menyala

Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.
[sleep.jpg]
Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.
Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.
Sumber :